Makam Syekh Abdul Gofur Tak Pernah Sepi Peziarah

kompleks makam Syekh Gofur

Makam Syekh Abdul Gofur yang berada di desa Cijedil Kecamatan Cugenang seolah-olah menjadi magnet wisata ziarah di Cianjur. Pasalnya, beliau dipercaya sebagai pupuhu dan guru dari Eyang Dalem Cikundul ( Bupati Pertama Cianjur ).

Lokasi makam yang berada diatas bukit tersebut setiap hari tidak pernah sepi peziarah teruma dibulan Mulud untuk mendoakan ulama kharismatik dimasanya. Beberapa bulan kebelakang kami sempat berkunjung ke sana dan menemui salah seorang juru kunci sekaligus keturunannya yang tak mau disebutkan namanya menuturkan bahwa Syekh Abdul Gofur masih ada kaitannya dengan Sunan Gunung Jati Cirebon.

" Ari abdi mah tara nyebat anjeuna wali Alloh, nu nganyahoanken wali iwal ku wali deui. Anjeuna masih katurunan Sinuhun Gunung Jati , adi lanceuk sareng Sultan Hasanudin ngan beda indung hungkul. Ari Sultan Hasanudin teh putera Sunan Gunung Jati, jadi anjeuna oge ( Syekh Abdul Gofur) masih puterana Sunan Gunung Jati. Kaayaan makamna eta teh ti pertama dikuburkan didinya anu teras makamna diurus ku putera-puterana dugi ka ayeuna ku keturunanna. Usia makam eta teh kurang leuwih tos 400 taun ".

Artinya : " Kalau saya tidak pernah menyebutnya sebagai wali Allah sebab yang mengetahui wali hanya wali lagi. Beliau masih keturunan Sunan Gunung Jati, adik kakak dengan Sultan Hasanudin tapi beda ibu. Sultan Hasanudin merupakan putera dari Sunan Gunung Jati, jadi Syekh Abdul Gofur juga masih putera dari Sunan Gunung Jati. Keadaan makamnya pertama dikuburkan dilokasi tersebut yang diurus oleh putera-puteranya hingga sekarang oleh keturunannya. Usia makam tersebut kurang lebih sudah 400 tahun" Menurut juru kunci makam.

Selain dari wilayah Cianjur, peziarah juga datang dari luar Cianjur seperti Madura, Jawa Timur, Banten dan daerah lainnya bahkan dari luar negeri seperti Singapura dan Brunei Darussalam.

" Kantos oge anu zarah ti Brunei sareng SIngapura " ujar juru kunci.
Walaupun begitu, juru kunci tetap meminta supaya tidak salah niat dan harus ikhlas.
" Ngan punten, ari ziarah kadieu teh ulah dijadikeun tempat musyrik, tong menta ka makam da teu kawasan makam mah, menta mah ka Alloh bari tawasul ka eta jalmi soleh nu dikuburken didinya, oge ngalakukeuna sing ikhlas karena Alloh "

" Tapi mohon maaf, kalau ziarah itu jangan dijadikan tempat musrik, jangan minta ke makam sebab makam mah tidak berkuasa, kalau minta hanya kepada Allah sekaligus tawasul pada orang soleh yang dikuburkan disini, juga melakukannya ikhlas karena Allah " amanatnya.

0 Response to "Makam Syekh Abdul Gofur Tak Pernah Sepi Peziarah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

secianjur banner

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel