Eksplorasi Kampung Adat Dukuh, Sebuah Ikatan Budaya yang Kuat

foto kampung dukuh
http://kampungku-garut.blogspot.com

Pasti anda akan bertanya-tanya apakah masih ada dizaman modern ini kampung adat ? jika penasaran mari kita lanjutkan dalam ulasan singkat dalam artikel ini. Kampung adat merupakan sebuah kelompok masyarakat yang mempunyai ciri khas bangunannya sangat sederhana dan terkait dengan adat-adat tiap suku tertentu. Di Indonesia sendiri dapat kita jumpai seperti rumah adat yang masing-masing mewakili suku dan adat masing-masing daerah, sebut saja suku Baduy di Banten, Kampung Naga di Tasik dan Kampung Dukuh di Garut Selatan.

Kampung Dukuh merupakan satu diantara kelompok masyarakat yang memegang budaya begitu kuat, kehidupan masyarakatnya menyatu dan bergantung dengan alam serta  diikat oleh aturan-aturan adat yang wajib dilakukan oleh anggota masyarakatnya.
Konstruksi bangunan rumahnya terbuat dari bahan-bahan alam dan jumlahnya tidak lebih dari 40 rumah (suhunan) dan semuanya tidak menggunakan listrik melainkan dalam bentuk obor (bambu yang dikasih tumpu dan minyak tanah) ataupun patromak.

Sebagian besar Masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan pemburu. Kekayaan alam yang melimpah menjadikan kampung tersebut tidak akan kehilangan mata pencaharian dan sumber makanan karena alamnya dikemas dalam aturan secara turun temurun serta ketaatannya pada aturan yang ditetapkan oleh sesepuh ataupun pupuhu mereka untuk selalu bersahabat dengan alam (melestarikannya dengan baik).

Suasana alam yang asri dan sejuk menusuk pori-pori kulit yang dilengkapi alunan suara burung dan musik tradisional. Hidangan masakannya pun tidak terikat oleh bahan-bahan kimia, semuanya serba sederhana dan alami sehingga usia harapan hidupnya lumayan tinggi.
gambar kampung dukuh
http://denubay.blogspot.com

Selain kehidupannya menyatu dengan konsep alam, adat istiadat pun menjadi pendorong utama untuk mengabdi pada aturan nenek moyang dan Allah. Kebersamaan masyarakatnya menjadikan hidup yang penuh warna tanpa ada perselisihan ataupun persaingan diantara satu dengan lainnya, mereka hidup dalam keharmonisan, keberagaman, kesederhanaan dan kerjasama yang harusnya menjadi contoh bagi kita.
Banyak masyarakat Jawa Barat khususnya mengenal luas kampung adat ini, selain unsur budaya yang unik juga karena ada tokoh yang dikenal di kampung ini yaitu Syekh Abdul Jalil.

Syekh Abdul Jalil merupakan manusia yang hidup pada masa wali songo dan berperan besar dalam islamisasi di Garut terutama di Kampung Dukuh ini. Beliau dipercaya sebagai orang tua dari Syekh Abdul Muhyi Pamijahan (Tasik) yang makamnya tidak pernah sepi peziarah.

Syekh Abdul Jalil menjadi tokoh yang dihormati pada masanya hingga saat ini, selain menyebarkan islam di Garut beliau juga yang menjadi tokoh sentral dalam perkembangan budaya dan adat di Kampung Dukuh.
Selain Syekh Abdul Jalil, di kampung adat ini juga ada tokoh berpengaruh pada masanya yaitu Mbah Dukuh, Eyang Hasan dan Husen (putera Syekh Abdul Jalil ) dan Habib Abdullah.

Mbah Dukuh sendiri adalah masyarakat dan pengembang awal kampung adat ini yang hidup pada masa Syekh Abdul Jalil. Pada masa itu, Mbah Dukuh masih memengang kepercayaan Sunda Wiwitan dan berguru kepada Syekh Abdul Jalil. Maka kampung adat yang dibawa oleh Mbah Dukuh kemudian disatukan dengan ajaran islam yang dianut oleh Syekh Abdul Jalil. Kesemua tokoh tersebut dimakamkan di Dukuh disusul oleh keturunan dan masyarakat sehingga terbentuklah kompleks ziarah Dukuh.

Tidak seperti tempat ziarah pada umumnya, komplek pemakaman ini hanya dibuka pada hari sabtu saja dan dipimpin oleh pupuhu adat.
Beberapa ketentuan ziarah ke Dukuh :
  • Tidak boleh merokok
  • Menggunakan pakaian hitam, polos dan tanpa kerah
  • Diwajibkan mandi terlebih dahulu sebelum ziarah
  • Mempunyai wudhu
  • Dilarang membawa HP

Nilai Sosial yang menjadi pelajaran bagi kita (hasil wawancara dengan pupuhu) :
  • Jangan sombong
  • Hidup dalam kesederhanaan
  • Hidup Harmonis dan gotong royong
  • Selalu memakmurkan tamu
  • Taati aturan agama
  • Lestarikan alam
  • Menghargai orang yang lebih tua
Itulah uraian singkat dalam episode kali ini, semoga bermanfaat.

0 Response to "Eksplorasi Kampung Adat Dukuh, Sebuah Ikatan Budaya yang Kuat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

secianjur banner

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel