15 Tempat Ziarah Terkenal di Cianjur Saat ini

foto eyang dalem cikundul
Eyang Dalem Cikundul paling rame diziarahi di Cianjur

Kontribusi para alim ulama sangat besar terhadap perkembangan akhlak masyarakat Indonesia terutama di Cianjur yang saat ini saya bahas. Keberadaan mereka bisa diibaratkan sebagai magnet yang akan menarik benda disekitarnya, sebutlah benda di sekitarnya adalah kita yang mana tanpa mereka mungkin kita tidak akan mengenal sang pencipta (Allah SWT). Berkat keikhlasan mereka pula dalam menyampaikan nilai-nilai agama yang masuk ke dalam sanubari setiap masyarakat membuat kehidupan semakin terarah dan istiqomah.

Dalam catatan sejarah, islam pertama masuk melalui selat Malaka pada abad ke-13 dibawa oleh pedagang dan pendakwah dari Gujarat Arab, melalui penerapan syariat yang diadopsi dengan budaya yang ada sehingga perkembangan selanjutnya menjadikan islam sebagai agama terbesar di Indonesia saat ini yang mana pada masa itu masyarakat Indonesia menganut agama Hindu bahkan tidak beragama.

Pasang surut para pendakwah kala itu utamanya diselimuti oleh faham-faham yang diterapkan oleh penjajah Portugis, Belanda dan Jepang dimana mereka menjajah bangsa Indonesia dengan ragam kebiadaban dan penusukan faham-faham yang bertentangan dengan syariat islam sehingga peran ulama saat itu berada dipuncak tertinggi dalam memimpin masyarakat untuk berpegang teguh pada ajaran islam dan merelakan harta nyawa untuk kemerdekaan Indonesia.

Dengan izin Allah negara Indonesia sekarang sudah merdeka yang di proklamirkan oleh Ir. Soekarno dan Muhammad Hatta pada 17 Agustus 1945. Ini merupakan kemenangan terbesar setelah 3,5 abad dalam jajahan Belanda dan 3,5 tahun oleh Jepang. Seandainya jika peran mereka tidak ada pada waktu itu mungkin sampai saat ini negara tercinta kita masih dijajah. Untuk itu sebagai bangsa yang besar dan bermoral patut kita hargai jasa para pahlawan setiap waktu dan mengambil pelajaran untuk masa depan bangsa berikutnya.

Cianjur yang merupakan salah satu sub bagian nagara pada waktu itu juga menjadi saksi yang nyata dimana tokoh-tokoh “ wah “ Indonesia setidaknya pernah menginjak tanah Cianjur, selain untuk memberikan semangat kepada masyarakat juga untuk memohon doa dari para ulama-ulama Cianjur yang tidak mau disebutkan nama-namanya.

Nama mereka tidak termakan oleh waktu, walaupun telah tiada namun sifat kepemimpinan dan nilai-nilai agama tetap terpaku dalam hati masyarakat Cianjur khususnya. Dapat kita saksikan, jajaran pemimpin dan ulama walaupun telah meninggal puluhan hingga ratusan tahun silam tetap keberadaan makamnya menjadikan objek sejarah dan wisata ziarah.

Tempat Ziarah di Cianjur

1. Raden Aria Wiratanu Datar / Eyang Dalem Cikundul ( Bupati pertama Cianjur, dimakamkan di Kp.Majalaya, Cikalong )
2. Mama Soheh ( Guru Mama Gentur ) dimakamkan di Desa Bunikasih Kec. Warungkondang
3. Mama Gentur dimakamkan di Warungkondang
4. Aang Baden dan Aang Nuh (putera mama Gentur)
5. Mama Gelar (Cibeber)
6. Eyang Haji Surya Padang, Gunung Gamir (penasihat Eyang Dalem Cikundul)
7. Mama Kandang Sapi
8. Syekh Abdul Gofur (Kp.Jongor Desa Cijedil Kec. Cugenang)
9. Pangeran Hidayatullah ( Asli dari Banjar, Kalimantan Selatan)
10. Mama Qurtubi (Gentur)
11. Mama Warung Bawang
12. Mama Cinangsi
13. Mama Gasol
14. Raden Aria Wira Manggala ( Putera Eyang Dalem Cikundul ), Jebrod
15. Aang Daud (Jambu dipa)
16. Mama Tarigu
17. Mama Rawabelut
18. Mama Cibaregbeg Cibeber

Itulah sedikit yang bisa saya sampaikan pada artikel ini, kalau ditulis pasti membutuhkan waktu lama karena jumlahnya yang sangat banyak. (salam)

Iklan Atas Artikel

secianjur banner

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel