10 Prestasi Besar Bung Karno bagi Indonesia

foto soekarno
wikipedia

Selama 350 tahun Negara kita dijajah oleh Belanda dan 3,5 tahun dijajah oleh Jepang yang penuh dengan pembantaian,boikot hingga pengurasan sumber daya alam.Pribumi hanya bisa melihat,menyaksikan dan tidak bisa berbuat banyak untuk mempertahankan bumi pertiwi dari kejamnya penjajah, tumpahan darah dan air mata bukan hal yang baru.
Pergerakan demi pergerakan yang dicetuskan oleh pahlawan-pahlawan Indonesia mampu menghadang segala bentuk agresi militer,mereka merelakan tetesan darah,keringat,harta dan air mata demi nama “ Indonesia “ . Salah satu pahlawan yang berjasa besar bagi Indonesia adalah Ir.Soekarno yang dikenal juga dengan Founding Father bangsa Indonesia. Nama Soekarno bukan hanya dikenal di nusantara,semua sudah tahu sosok beliau yang kontroversial dan disegani oleh banyak lawan dan kawan dikancah dunia.Berikut 10 Prestasi Bung Karno bagi bangsa Indonesia yang wajib anda ketahui.
1. Proklamator Kemerdekaan
Gemerlap malam seakan-akan menjadi kehidupan bagi Soekarno untuk menorehkan sejarah demi terciptanya Indonesia yang merdeka. Duet Bung Karno dan Bung Hatta membawa bendera Indonesia yang sesungguhnya ke pintu gerbang kemerdekaan sehingga wajar saja Soekarno disebut juga sebagai bapak proklamator.
2. Pencetus Pancasila
Sebelum kemerdekaan di proklamirkan, pada 1 Juni 1945 Bung Karno telah menorehkan falsafah yang sangat berharga yaitu Pancasila yang terdiri dari lima poin utama. Selain sebagai falsafah Negara, Pancasila juga menjadi pondasi dan pilar bangsa Indonesia. Tanggal 1 Juni 1945 juga diperingati sebagai hari kelahiran Pancasila.
3. Perebutan Papua Barat
Tampaknya walau Negara kita telah merdeka namun kemerdekaan itu tidak semuanya dirasakan , konflik dan perebutan wilayah-wilayah Indonesia terus bergejolak.Para penjajah sama-sama mempunyai nyali untuk merebut wilayah, salah satunya adalah Papua Barat. Berkat kegigihan Bung Karno dalam memimpin Indonesia dan pandai berdiplomasi akhirnya Papua Barat kembali ke pangkuan Indonesia.
Jika tidak, mungkin saat ini Papua Barat bisa menjadi Negara boneka dimana sumber daya alamnya akan dikuran habis oleh penjajah.
4. Pembangunan Monas
Untuk mengenang pahlawan Indonesia, Bung Karno yang ahli dalam arsitektur menggagas pembangunan Monumen Nasional ( Monas ) pada 17 Agustus 1961. Namun krisis ekonomi yang melanda Indonesia saat itu,pembangunan memakan waktu lebih lama dan pada 12 Juli 1975 Monas dibuka untuk umum dan hingga sekarang menjadi ikon Indonesia.
5. Militer yang kuat
Bung Karno saat itu dikenal lebih lekat dengan Uni Soviet, kepiawaiannya dalam berdiplomasi dan perhubungan internasional , Uni Soviet memberikan bantuan jangka panjang kepada Indonesia sebesar 2,5 miliar dolar untuk pembangunan infrastruktur militer sehingga saat itu Indonesia merupakan salah satu Negara dengan militer terkuat di dunia terutama di bumi selatan.
6. Indonesia menjadi bangsa yang disegani
Kedekatannya dengan Negara kuat di dunia membuat Indonesia kedapatan “ aura “ yang besar, pemerintahan Bung Karno saat itu sangat sensitif dengan Negara barat terutama Amerika dan Inggris. Kemampuannya menjalankan roda pemerintahan di kancah nasional dan dunia, akhirnya Bung Karno menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika ( KAA ) pada tahun 1955 di Bandung dan mencetuskan GNB ( Gerakan Non Blok ) yaitu sebuah kesepakatan Negara-negara Asia dan Afrika untuk tidak terikat dan tunduk dengan blok barat dan blok timur.
7. Kembali ke UUD 1945
Pada 5 Juli 1959 melalui dekrit presiden Indonesia kembali menggunakan UUD 1945 sebagai dasar Negara dan hingga saat ini UUD 1945 masih menjadi pondasi Indonesia.
8. Supersemar
Surat Perintah Sebelas Maret atau disingkat Supersemar merupakan surat perintah yang ditanda tangani oleh Soekarno yang berisi perintah untuk membubarkan partai berkuasa saat itu yaitu Partai Komunis Indonesia dan menjadikannya partai terlarang hingga kini.