Makam Bung Karno di Blitar

2014 Lalu saya ziarah ke makam Bung Karno , sesampainya disana digerbang masuk makam beliau sudah ribuan orang menunggu karena dibukanya pada pukul 08:00.
foto soekarno

foto soekarno
pusara beliau di Blitar
foto soekarno
Bangunan Keraton sebagai pelindung makamnya dari hujan

Dari sekian banyak yang ziarah , gemuruh takbir dan bacaan ayat suci serta lagu Indonesia raya menusuk seluruh sudut komplek . Saya walaupun belum berusia 23 sangat terharu akan hal ini .
Tak henti-hentinya saya menangis di depan makam beliau , karena beliau adalah tokoh yang saya kagumi dan saya hormati mengingat jasa dan prestasi beliau dalam memproklamirkan kemerdekaan Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Beliau tidak peduli dengan kondisi fisiknya yang saat itu mengidap penyakit ginjal namun kegagahan dan kegigihannya untuk mendirikan bangsa yang besar dan mendunia tidak pernah pudar. Beliau adalah tokoh sejarah yang diakui didunia, walaupun begitu, kematiannya sungguh tidak sejalan dengan jasanya.

Keberadaan makamnya di Blitar menjadi saksi sejarah yang patut dilestarika. Kala beliau hidup di dunia sosoknya menjadi primadona yang disegani oleh lawan maupun kawan dan setelah beliau meninggal pun sampai saat ini dimuliakan. Tak sedikit pejabat,ulama,habaib,tokoh agama dan masyarakat umum turut mendoakan beliau agar mendapatkan kemuliaan dan kucuran rahmat dari-Nya.

Suara tangisan saya seolah-olah menjadi magnet saat itu , banyak yang melihat dengan wajah pucat dan sedih namun saya tidak memperdulikannya dan rasa malu pun tampaknya tidak ada untuk  selalu fokus berada di makam figur yang merakyat ini.Saking fokusnya saya merasa sendirian dan sedang berhadapan dengan sosok beliau. Hingga saat ini dikala saya melihat foto beliau maka tangisan dan tetesan air mata bercucuran mengharap kehadiran sosok beliau untuk memberantas para penghianat-penghianat bangsa.

Semoga Bung Karno dan Mohammad Hatta dan pahlawan lainnya mendapatkan Rahmat dan Nikmat dari Allah SWT. Amiiin.